Latest News

Monday, July 1, 2019

Allah, Theos, Dios, Deu, Gott, God, Tuhan


Akhir-akhir ini ada banyak pandangan dan sikap negatif tentang penggunaan dan penyebutan kata “Allah”. Pemerintah Malaysia misalnya secara naif kini melarang umat Kristen Malaysia untuk menggunakan kata “Allah” untuk menyebut kata “Tuhan”, baik secara tertulis maupun secara lisan. Beberapa kelompok Kristen di Indonesia sebaliknya “mengkafirkan” penggunaan kata Allah untuk menyebut Tuhan. Kelompok “ekstrimis” yang tidak mau berpikir secara historis, realistis dan objektif ini menyatakan bahwa “Allah bukanlah Tuhan” dan sebaliknya.

Bagaimana sebenarnya kebenaran (masalah) tentang penggunaan kata “Allah” ini, baik secara historis, etimologis dan substantif? Kita patut mengetahui dan meluruskan miskonsepsi (salah pengertian) dan misinterpretasi tentang penggunaan kata “Allah” ini.

Ada 4 hal dan kebenaran yang patut kita pahami tentang masalah kata “Allah” ini:

1.Di dunia ini ada ribuan bahasa yang berbeda. Masing-masing bahasa mempunyai istilah atau kata tertentu untuk menyebut Tuhan, Yang Maha Kuasa, Yang Kudus, Sang Pencipta.
God (Inggris), Allah (Arab), Theos (Yunani), Gott (Jerman), Deu/Dieu (Perancis), Nkos (Zulu), Dew (Breton), Dios (Spanyol), Duw (Welsh), Eleah (Suriah), Diu (Celtic), Thios (Kreta), Gut (Denmark), Godt (Belanda),Teun (Mesir), Dia (Irlandia), Dio (Italia), Deus (Latin), Sire (Iran), Debs (Portugis), dll.

Istilah-istilah atau sebutan ini bisa bersifat umum maupun menunjuk kepada seorang “tuhan/ilah” tertentu, Menurut Alkitab, setelah manusia jatuh ke dalam dosa, maka manusia telah terpisah/tercerai dari Tuhan Allah yang sejati., tidak bisa lagi berhubungan secara langsung dengan Tuhan dan tidak bisa lagi mengenal Tuhan yang sejati (kecuali kalau Tuhan yang mewahyukan/menyatakan DiriNya secara personal). Sehingga, masing-masing suku bangsa “menciptakan” istilah/kata maupun pemahaman tentang Tuhan sesuai dengan versi masing-masing.

Jadi, kata-kata/istilah untuk Tuhan tersebut bukanlah nama dan bukan nama Tuhan. Melainkan hanya kata deskriptif dan hanya kata benda saja.

Karena itu, misalnya karena “God” bukan nama, tetapi sebuah kata benda maka ia harus diterjemahkan ke dalam bahasa-bahasa yang berbeda untuk menyampaikan artinya. Misalnya Alkitab Inggris menerjemahkan kata Ibrani “Elohim” atau “Eloah” sebagai “God”. Alkitab Inggris juga menerjemahkan kata Yunani “Theos” sebagai Tuhan.

Jadi, Allah, Theos dan God bukanlah merupakan nama pribadi. Ini karena kata “God, Theos dan Allah” adalah sinonim. Arti dan maksudnya sama. Kata-kata itu digunakan untuk menyebut dan mengacu pada Yang Maha Kuasa, Sang Pencipta, Penguasa alam semesta, Yang Kudus.

2.Kata “Allah” berasal dari dari kata Ibrani “Eloah” (diucapkan el-oh-ah). Eloah adalah bentuk tunggal dari Elohim. Elohim dapat diterjemahkan “Gods” (dewa-dewi, ilah-ilah). Sedangkan Eloah bisa diterjemahkan sebagai “God”.
Intinya: Allah, Eloah, Theos dan God arti dan maksudnya sama yaitu untuk menyebut Tuhan secara umum. Sama juga arti mobil dengan car dan automobile. Jadi, jangan bingung Allah adalah God. God adalah Allah. Sederhana dan jelas.

Penerjemah-perjemah Alkitab, yang menerjemahkan Alkitab ke dalam bahasa Arab, tidak menggunakan kata “Theos atau Eloah” dalam Alkitab Arabis, tetapi menggunakan “Allah”, adalah karena mereka sangat memahami bahwa kata “Allah” bersifat netral dan umum yang artinya sama/sinonim dengan Eloah, dan kata Allah tersebut sebenarnya dikembangkan (berasal) dari bahasa semitik. Sekalipun, kata Allah kadang-kadang digunakan untuk menyebut nama dewa-dewa yang disembah bangsa Arab seperti Dewa Air, Dewa Bulan, Dewa Matahari, Dewa Nasib. Hal ini sama halnya dengan kata El, Eloah dan Elohim yang diadopsi oleh orang Israel dari bangsa Kanaan, kata-kata tersebut juga dipergunakan untuk menunjuk ilah-ilah lain seperti Dewa Baal, Dewa Lembu, Dewa Kambing, dan lain-lain. Bahkan kata YHWH, Yahweh sebenarnya juga banyak dipergunakan oleh bangsa Babel kuno, Mesir, Amon dan Arab sebagai nama dewa-dewa pada sekitar abad 8 SM.

3.“Allah” merupakan (satu-satunya) kata Arabis untuk “God” (Tuhan) dan telah begitu lama digunakan sebelum lahirnya Islam. Lima ratus tahun sebelum Islam lahir, mayoritas orang Kristen dan Yahudi di Arab telah menyebut Tuhan dengan sebutan Allah. Allah merupakan kata utama bahasa Arab yang berarti “The God” (Tuhan). Kata Allah telah digunakan dalam terjemahan-terjemahan Alkitab bahasa Arab yang paling tua yang masih ada sampai saat ini. Memang ada beberapa terjemahan Alkitab dalam bahasa Farsi dan Urdu yang tidak menggunakan kata Allah untuk menyebut Tuhan. Jadi bagaimana mungkin segelintir kelompok Kristen tertentu mengatakan bahwa Allah merupakan sebutan yang tidak sah, kafir dan sesat?

Kata Allah merupakan istilah yang digunakan oleh orang Kristen Arab untuk Tuhannya Alkitab sebelum lahirnya Islam dan berasal dari istilah Aramis untuk Tuhan.

Seorang ahli PL Protestan Dudley Woodberry bahkan menyatakan bahwa kata Allah sebenarnya berasal dari (diciptakan) oleh orang-orang Kristen Suriah dan kemudian diadopsi dan dibawa oleh orang-orang Kristen Arab yang ada di Arab (Mekkah). Jadi, orang Kristenlah yang pertama kali menggunakan dan mempopulerkan kata Allah di Arab.

12 juta orang Kristen Arab telah menyebut Tuhan dengan istilah Allah dalam Alkitab-Alkitab mereka, dalam lagu-lagu, puisi, tulisan dan ibadah selama lebih dari 19 abad. Sungguh suatu penghinaan pada orang Kristen Arab kalau kita melarang mereka untuk tidak menggunakan kata Allah. Karena kata Allah bagi umat Kristen Arab dari sejak dulu maksudnya adalah Allah Abraham, Allah Ishak, dan Allah Yakub atau Allah Israel dan Allah Tritunggal.

4.Yang menjadi masalah substansial adalah apakah Tuhan (Allah) yang disembah umat Islam dan Kristen sama? Apakah Allahnya Alkitab dan Alquran sama? Jawabannya secara sederhana adalah karena pemahaman dan konsep Kristen dan Islam tentang Allah berbeda dan masing-masing bersifat unik,- jadi Allah Umat Kristen dan Islam adalah BERBEDA. Saudara-saudara kita Umat Islam tidak mengakui doktrin Tritunggal dan tidak meyakini ketuhanan Yesus Kristus. Sementara Allahnya umat Kristen adalah Tritunggal dan kita mengimani keallahan Yesus. Kita hanya menggunakan kata yang sama yaitu “Allah” untuk menyebut/menggambarkan Tuhan,-tetapi Allah mana yang dimaksud dan disembah itu adalah pilihan dan hak asasi setiap manusia dan setiap agama, yang harus saling kita hormati dan hargai.
Jadi, kalau kita mau menyebut Tuhan dengan berbagai istilah (Allah, Theos, Dios, Deu, Gott, God dll) itu hanya bersifat kontekstual dan linguistik. Tetapi kalau kita menyebut Tuhan atau Allah dengan referensi tambahan (misalnya Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub), itu merupakan problem dan pilihan teologis. Amin.

Pdt. Dr. Jerry Rumahlatu, D.Th.
https://www.suarakristen.com/2015/02/22/allah-theos-dios-deu-gott-god-tuhan/

ALKITAB MENJAWAB SEMUA MISTERI DUNIA

1. Atlantis
Atlantis dikatakan sebagai sebuah peradaban yang hilang. Atlantis pertama kali diperkenalkan oleh Plato. Namun sebenarnya Alkitab telah mencatat peradaban tersebut. Pertanyaan yang paling utama mengenai Atlantis adalah lokasi peradaban tersebut. Alkitab mencatat peradaban pertama berlokasi di sekitar sungai Eufrat dan Tigris yaitu tempat manusia ditempatkan setelah diciptakan. Maka Atlantis pun tak jauh-jauh dari daerah tersebut mengingat bahwa Plato mengatakan Atlantis eksis sekitar 11.500 tahun yang lalu. Dicatat di Alkitab bahwa pernahlah hidup seorang bernama Nimrod yang menjadi penguasa bumi untuk pertama kali setelah Adam dan Nuh. Nimrod menjadi raja di tanah Sinear (Shinar). Tanah Sinear saat ini adalah Mesopotamia atau Iraq di mana terletak kota Babilonia (Babel). Pada saat Nimrod berkuasa, ia memerintahkan mendirikan menara yang dapat mencapai langit. Menara tersebut kemudian diberi nama Menara Babel karena tak terselesaikan akibat pekerja-pekerjanya mulai berlainan bahasanya. Peradaban Nimrod inilah yang dapat dikatakan sebagai Atlantis. Alasannya adalah (i) Atlantis merupakan kota besar atau metropolis dan dikatakan di Alkitab bahwa Babilonia merupakan kota besar pertama dalam sejarah (Kejadian 10:8-12); (ii) Peradaban Atlantis adalah peradaban yang sangat canggih dan maju jadi apa saja yang diusahakan oleh manusia dibantu oleh alat-alat yang canggih. Ini sesuai dengan Alkitab (Kejadian 11:6); (iii) Masih terdapat peninggalan yang sangat megah yang sulit ditandingi oleh peradaban saat ini yaitu kuil Ziggurat yang diyakini sebagai Menara Babel itu sendiri.
2. Unidentified Flying Object (UFO)/Alien
Alkitab tidak mencatat adanya peradaban lain selain manusia. Allah tidak menciptakan makhluk lain selain Malaikat, Manusia, Hewan dan Tumbuhan. Lalu bagaimana perkembangan sejarah saat ini ketika ditemukan beberapa bukti tentang keberadaan makhluk asing selain manusia, hewan dan tumbuhan. Ya, makhluk yang kita bicarakan ini adalah Unidentified Flying Object (UFO) untuk kendaraannya dan Alien untuk makhluk asing aneh pengendara UFO. Terlepas kontrovesi apakah alien itu ada atau tidak dan apakah itu dibuat-buat (konspirasi propaganda alien) atau nyata ada, kita akan mencoba menggali kebenaran Alkitab mengenai alien. Alkitab mencatat pada Kejadian 1:1 bahwa Allah menciptakan langit dan bumi. Maka ada kehidupan di langit dan di bumi. Penafsiran umum untuk ayat ini adalah kehidupan bumi dihuni oleh manusia dan kehidupan di langit dihuni oleh Allah dan para malaikatnya. Namun jika diasumsikan bahwa Allah dan para malaikatnya menjadi pencipta maka jelas Allah dan para malaikatnya ada sebelum langit dan tentu tidak tinggal di langit melainkan di Surga. Jadi jika kita pakai asumsi ini maka ada kehidupan lain di langit. Langit inilah yang dihuni oleh alien. Selain itu dalam alkitab disebutkan mengenai penguasa-penguasa di udara dan penghulu-penghulu udara (Ef 2:2, Ef 6:12) dan penguasa dunia (Yoh 12:31, I Kor 2:8). Penafsiran secara umum baik penguasa di udara dan penguasa dunia adalah Iblis bersama para malaikatnya yang diusir dari Surga. Namun jika kita membedakan dua entitas ini maka dapat dikatakan bahwa Iblis hanya menjadi penguasa dunia karena setelah diusir dari Surga ia menerima kuasa atas seluruh dunia (I Yoh 5:19). Sedangkan penghulu-penghulu dan penguasa di udara adalah entitas lain yang bisa dianggap sebagai alien yang memang berasal dari luar angkasa.
3. Dinosaurus
Hanya ada satu ayat dalam Alkitab yang menyinggung tentang Dinosaurus, yaitu dalam Mazmur 74:13-14. Dalam ayat ini terjemahan bahasa Indonesia menyebutkan ular-ular naga dan Lewiatan. Ular-ular naga hidup di air seperti buaya dan komodo sedangkan Lewiatan adalah binatang hutan belantara. Penggambaran Alkitab tentang dua binatang ini hampir mirip dan serupa dengan penemuan fosil-fosil dinosaurus saat ini. Dinosaurus merupakan binatang reptil atau binatang melata/merayap. Jadi dapat disimpulkan bahwa dinosaurus diciptakan oleh Allah dan pernah hidup di bumi (Kejadian 1:24).
4. Manusia Raksasa (Meganthropus & Pithecanthropus)
Beberapa ayat Alkitab yang menyinggung soal manusia raksasa pertama-tama adalah Kejadian 6:4. Manusia-manusia raksasa ini banyak melakukan dosa sehingga dihukum dengan air bah. Manusia raksasa ini hidup pada zaman purba (II Petrus 2:5) namun masih ada keturunan raksasa yang hidup pada jaman Raja Daud yaitu Goliat (I Sam 17) dan beberapa orang Filistin (II Sam 21:15-22).
5. Piramida dan Awal Mula Peradaban Manusia
Setelah manusia jatuh dalam dosa, maka Iblis berkuasa atas manusia dan seluruh bumi. Dosa mulai menyebar dan tentu saja penyembahan berhala ada di mana-mana. Banyak bangunan dibangun untuk ritual penyembahan berhala. Salah satunya adalah Piramida yaitu bangunan berbentuk limas. Sejarah Alkitab mencatat bahwa bangunan besar yang dibangun pertama kali adalah Menara Babel (Kej 11:1-9). Banyak sejarahwan dan ilustrator sejarah menggambarkan Menara Babel sebagai bangunan berbentuk Limas. Dari sini kita dapat mengatakan bahwa Menara Babel adalah piramida pertama yang dibangun manusia dan oleh karena itu di sinilah tempat awal mula peradaban manusia dimulai setelah musibah air bah. Setelah Menara Babel gagal, terjadi perserakan penduduk bumi karena perbedaan bahasa. Namun budaya dan seni bangunan piramida masih dipakai. Piramida yang paling terkenal adalah Piramida di Mesir. Penduduk Mesir berasal pula dari tanah Sinear, tempat dibangunnya Menara Babel. Nenek moyang mereka bernama Misraim (Kej 10:13). Budaya membangun piramida diteruskan oleh bangsa Mesir hingga jaman Nabi Musa. Firaun, penguasa Mesir, memerintahkan untuk membangun Piramida yang besar dengan tenaga dari bangsa Israel (Keluaran 1:14). Kebudayaan Piramida juga berkembang di belahan dunia lain yaitu suku Aztec di Amerika dengan bangunan Teotihuacan, suku Jawa di Indonesia dengan bangunan Borobudur, dan lain-lain.
6. Vampire
Hanya ada satu ayat yang memiliki relevansi paling dekat dengan vampir yaitu Amsal 30:14. Di sini disebutkan mengenai keturunan yang memiliki gigi taring untuk membunuh orang-orang tertentu. Hal ini sama dengan kondisi vampir yang memiliki gigi taring setajam pedang. Ayat-ayat Alkitab yang memiliki relevansi yang sangat jauh namun masih berkaitan dengan ritual minum darah adalah dalam Imamat 17:10-14. Alkitab tidak menceritakan detail asal muasal vampir. Namun dapat juga disimpulkan bahwa Alkitab menganggap vampir sebagai salah satu dari bentuk roh jahat. Roh jahat memiliki manifestasinya masing-masing. Mereka memiliki bentuk yang berbeda-beda ditiap kebudayaan. Misalnya di Indonesia bentuknya seperti Pocong dan Kuntilanak, China ada vampir kaku, di Barat ada drakula atau vampir, di Arab ada jin, di India ada Khali, dan lain-lain. Mereka bekerja di bawah pimpinan Iblis.
7. Penjelajah Waktu
Nas Alkitab yang membincangkan perbandingan waktu kini dengan waktu lampau ada dalam Pengkhotbah 1:9-10. Dikatakan di sini bahwa sesuatu yang baru sudah ada sebelum kita ada. Ayat ini dapat ditafsirkan bahwa sebenarnya dunia ini mengalami siklus waktu diciptakan-berkembang-kiamat. Oleh karena itu sesuatu yang baru dalam dunia ini sebelumnya telah ada di dunia yang lampau yang telah kiamat. Lalu apakah ada seseorang yang dapat berpergian melewati batas waktu antara satu dunia dengan dunia yang lain, antara dunia saat ini dengan dunia yang lampau atau dunia yang akan datang? Dalam Daniel 7:25 dikatakan akan bangkit seseorang yang akan melawan Tuhan dan akan berusaha untuk mengubah waktu dan hukum. Para penggila time travel banyak menggunakan ayat ini untuk mengimani kepercayaannya bahwa kita dapat melewati batas ruang dan waktu.
8. Peri
Peri digambarkan sebagai makhluk yang menyerupai manusia berukuran kecil dan memiliki sayap sehingga ia bisa terbang. Peri merupakan cerita warisan dari leluhur atau nenek moyang kita. Pada umumnya peri-peri bersifat baik. Namun apa yang dikatakan oleh Alkitab tentang peri? Dalam II Korintus 11:14 dikatakan bahwa Iblis pun menyamar sebagai malaikat terang. Dari sini kita dapat mengatakan bahwa peri-peri tersebut merupakan halusinasi dan imajinasi yang dibuat oleh iblis untuk menyesatkan manusia. Iblis ingin manusia lebih mempercayai sesuatu yang lain ketimbang mempercayai Tuhan.
9. Indigo
Indigo adalah kondisi di mana ia telah mengetahui keberadaannya sejak kecil dan menganggap dirinya berasal dari kehidupan yang lalu atau dapat dikatakan ia bereinkarnasi. Misalnya seorang anak yang memanggil ibunya dengan memanggil namanya langsung karena si anak merasa bahwa dirinya dulu adalah bibi dari ibunya yang telah meninggal dan dilahirkan kembali. (kalau salah mohon koreksi). Kasus atau kondisi ini menjadi ranah penelitian para pakar psikologi. Alkitab hanya menyatakan dalam Yoel 2:28 bahwa pada hari Tuhan anak laki-laki dan perempuan akan bernubuat, orang tua akan mendapat mimpi dan teruna atau pemuda akan mendapat penglihatan. Hal ini ditegaskan dalam Kisah Para Rasul 2:17. Penafsiran umum mengatakan bahwa mereka benubuat, bermimpi dan mendapat penglihatan karena karunia dan kuasa Roh Kudus yang telah memenuhi mereka. Namun jika ditafsirkan lain dapat dikatakan bahwa anak indigo mendapat pengetahuan yang lebih dari kuasa jahat sehingga ia bisa bernubuat, bermimpi dan berpenglihatan, baik untuk masa depan maupun dari masa lampau. Memang tidak ada ayat spesifik mengenai indigo dan pemberian kuasa oleh iblis kepada anak yang indigo tapi ayat mengenai peramal dan ahli nujum, baik yang mengetahui rahasia di masa depan maupun rahasia di masa lampau, banyak dalam Perjanjian Lama yang sangat dibenci oleh Tuhan.
10. Stigmata
Stigmata adalah suatu kondisi di mana seseorang mengalami penderitaan berupa siksaan yang sama persis seperti dialami Tuhan Yesus ketika akan disalibkan secara tiba-tiba tanpa ada seseorang yang menyiksanya. Rasul Paulus pernah mengatakan dalam Galatia 6:17 “selanjutnya jangan ada orang yang menyusahkan aku, karena pada tubuhku ada tanda-tanda milik Yesus.” Bisa dikatakan bahwa Paulus juga mengalami siksaan yang diderita Yesus. Penafsiran umum mengatakan bahwa benar Paulus menderita dalam memberitakan Injil namun tidak dalam bentuk penyiksaan yang sama seperti Yesus. Namun ketika Paulus mengatakan “pada tubuhku” maka Paulus menunjukkan secara spesifik bahwa tubuhnya (bukan psikis, mental atau rohaninya) memiliki tanda milik Yesus. Tanda milik Yesus antara lain seperti yang diminta oleh Rasul Thomas dalam Yoh 20:25 yaitu bekas paku pada tangan Yesus.
11. Zombie
Zakharia 14:12 adalah mungkin satu-satunya ayat yang memiliki relevansi tentang zombie. Terlepas ada atau tidaknya zombie, terdapat dua konsep tentang zombie. Konsep pertama adalah zombie adalah orang yang sudah mati namun seluruh organnya masih berfungsi (deadman). Bisa dikatakan roh orang tersebut sudah tidak ada dan kemungkinan telah dirasuki oleh roh yang lain yaitu roh jahat/kerasukan (Matius 8:28-34). Biasanya zombie yang sebenarnya telah mati ini tidak perlu mencari makan. Konsep yang kedua adalah zombie adalah manusia yang tertular virus, serum, penyakit tertentu yang membuat dirinya menjadi membusuk seperti mayat. Zombie seperti ini dikatakan masih hidup karena belum mati dan hanya tertular oleh penyakit. Oleh karena itu, zombie ini biasanya masih mencari makanan untuk bertahan hidup.

APAKAH TUHAN ITU SEGALA GALANYA ?  ( Sekilas bhn renungan Telogis...saja )
A             : Apakah Tuhan maha melakukan segalanya?
B             : Tidak
A             : Bagaimana mungkin Tuhan tidak maha melakukan segalanya?
Bukankah itu berarti dia lemah? Dan yang lemah pastilah bukan Tuhan?
B             : Tuhan memang tidak bisa melakukan segalanya. Dia terbatasi
A             : Tuhan macam apa yang terbatasi??? Terbatasi oleh apa?
B             : Tuhan terbatasi oleh hakikatnya
A             : Memang apa hakikatnya Tuhan?
B             : Tuhan itu kebenaran dan kasih
A             : Apakah itu berarti Tuhan tidak bisa melakukan segala hal yang bertentangan dengan kedua hal
itu?
B             : Benar. Tuhan tidak bisa berbohong. Tuhan tidak bisa melukai. Dan lain-lain
A             : Lalu bagaimana bisa Tuhan memerintahkan memusnahkan bangsa Kanaan?
B             : Itu simbolisme bahwa segala dosa harus dibersihkan
A             : Apakah tidak ada pengampunan?
B             : Ini konteks Perjanjian Lama
A             : Apakah Tuhan Perjanjian Lama berbeda dengan Tuhan Perjanjian Baru?
B             : Tidak. Tuhan tetap sama.
A             : Lalu bagaimana Anda menjelaskan semua ini?
B             : Entahlah. It’s God’s Will
A             : Bagaimana Anda menilai perbuatan Tuhan benar atau salah?
B             : Tentu tidak bisa. Semua yang dilakukan Tuhan pasti benar
A             : Adakah menurut Anda perbuatan Tuhan yang salah?
B             : Tidak ada
A             : Tuhan pernah menyesal menciptakan manusia. Apakah itu berarti Tuhan keliru menciptakan
Manusia?
B             : Penyesalan itu hanya bentuk kesedihan Tuhan yang teramat sangat. Bukan bentuk penyesalan
menciptakan manusia
A             : Lalu bagaimana tindakan Tuhan yang mengeraskan hati Firaun untuk menahan Bangsa Israel
tetap di Mesir?
B             : Tuhan punya kalkulasi terhadap perbuatanNya
A             : Benar. Itu sebabnya Tuhan tidak terbatas. Tuhan bisa melakukan segalanya
B             : Meski perbuatan itu salah?
A             : Ya. Karena yang memandang benar atau salah adalah mata manusia. Di dalam Tuhan tidak ada
kesalahan meskipun apa saja yang diperbuatnya sebab Tuhan ada kebenaran.
B             : Apakah itu berarti Tuhan bisa mengubah yang salah menjadi benar?
A             : Tuhan tidak sekali-kali mengubah yang salah menjadi benar. Hanya saja dari kesalahan itu bisa
menimbulkan kebenaran. Bagaimanakah ada kebenaran tanpa ada kesalahan?!
B             : Saya mulai paham. Itu sebabnya Tuhan membiarkan munculnya dosa.
A             : Ya. Walaupun Tuhan tidak bertanggung jawab atas munculnya dosa tapi Tuhan tahu dosa akan
muncul
B             : Mungkin awalnya kita bisa saja meminta Tuhan untuk mencegah munculnya dosa. Itu bisa
dilakukanNya tapi tidak dilakukanNya
A             : Tuhan punya grand design terhadap ciptaanNya. Dia ingin secara aktif berinteraksi dengan
ciptaanNya
B             : Dengan adanya dosa maka Tuhan punya alasan untuk mengasihi ciptaanNya.
A             : Sebab Tuhan adalah kasih maka Tuhan ingin menunjukkan kasihNya yang besar itu.
B             : Mengapa Tuhan tidak begitu saja mengampuni dosa manusia?
A             : Salah satu hakikat Tuhan adalah adil dan tetap. Tuhan tidak pernah berubah. Demikian juga
firmanNya. Tuhan berfirman upah dosa ialah maut maka setiap dosa harus dihukum. Itulah
keadilan Tuhan
B             : Lalu mengapa harus Yesus, AnakNya yang dikorbankan? Mengapa bukan Bapa sendiri?
A             : Terlalu mudah memberikan diriNya sendiri bagi orang lain. Tapi sangat sulit memberikan
sesuatu yang kita punyai yang paling kita kasihi kepada orang lain. Karena Tuhan itu kasih maka
Tuhan lebih mengasihi AnakNya daripada diriNya sendiri. Namun, AnakNya itulah yang
dikorbankan. Satu-satunya kepunyaan Allah yang paling dikasihiNya yaitu AnakNya sendiri.
B             : Itulah kasih termegah

Tags

Renungan (53) Sejarah Gereja (45) Kepausan (42) Katekese (40) Para Kudus (39) Berita Katolik (37) Ekaristi (36) Kitab Suci (33) Yesus Kristus (33) Doa dan Hymne (30) Liturgi (29) Apologetik (26) Renungan Cerdas (25) Fransiskus (22) Santa Maria (22) Artikel Lain (19) Dokumen Gereja (19) Gereja Katolik (19) Katekese Liturgi (17) Ajaran Gereja Katolik (16) Komuni Kudus (16) Paskah (16) Benediktus XVI (13) Dasar Iman Katolik (13) Kisah Nyata (13) Renungan Poltik (13) Natal (11) Kompendium Katolik (10) Bapa Gereja (9) Katolik Indonesia (9) Katolik Timur (9) Petrus (9) Roh Kudus (9) Sakramen Gereja Katolik (9) Allah Tritunggal (8) Perayaan Ekaristi (8) Prapaskah (8) Prodiakon (8) Tradisi (8) Kesaksian (7) Pemazmur (7) Sakramen Ekaristi (7) Tuhan Allah (7) Adven (6) Kematian (6) Liturgi dan Kaum Muda (6) Misdinar (6) Paduan Suara Gereja (6) Pekan Suci (6) Rabu Abu (6) Ajaran Gereja (5) Hari Peringatan (5) Hari Pesta / Feastum (5) Kamis Putih (5) Maria Bunda Allah (5) Perayaan Natal (5) Piranti Liturgi (5) Seputar Liturgi (5) Tritunggal (5) EENS (4) Ibadat Kematian (4) Ibadat Peringatan Arwah (4) Katekismus Gereja (4) Maria Diangkat Ke Surga (4) Minggu Palma (4) Misa Jumat Pertama (4) Misa Latin (4) Nasihat Bijak (4) Nyanyian Liturgi (4) Pentakosta (4) Sakramen Perkawinan (4) Seremonarius (4) Surat Gembala Paus (4) Surat Gembala Uskup (4) Tahun Iman (4) Tokoh Nasional (4) Tuhan Yesus (4) Beato dan Santo (3) Berita Nasional (3) Doa Litani (3) Doa Rosario (3) Dupa dalam Liturgi (3) Eksorsisme (3) Jalan Salib (3) Jumat Agung (3) Lektor (3) Liturgi dan Anak (3) Makna Homili (3) Malam Paskah (3) Masa Prapaskah (3) Misa Krisma (3) Misa Tridentina (3) Musik liturgi (3) Novena Natal (3) Pantang dan Puasa (3) Sakramen Tobat (3) Spiritualitas (3) Surat Gembala KWI (3) Tata Gerak dalam Liturgi (3) Tokoh Internasional (3) Toleransi Agama (3) Yohanes Paulus II (3) Cinta Sejati (2) Dasar Iman (2) Denominasi (2) Devosi Hati Kudus Yesus (2) Devosi Kerahiman Ilahi (2) Doa (2) Doa Angelus (2) Doa Novena (2) Doa dan Ibadat (2) Ekumenisme (2) Gua Natal (2) Hari Sabat (2) Homili Ibadat Arwah (2) How To Understand (2) Ibadat Syukur Midodareni (2) Inkulturasi Liturgi (2) Inspirasi Bisnis (2) Kanonisasi (2) Kasih Radikal (2) Keajaiban Alkitab (2) Keselamatan Gereja (2) Kisah Cinta (2) Korona Adven (2) Lagu Malam Kudus (2) Lagu Rohani (2) Lawan Covid19 (2) Lintas Agama (2) Madah dan Lagu Liturgi (2) Makna Natal (2) Maria Berdukacita (2) Maria Dikandung Tanpa Noda (2) Maria Ratu Rosario Suci (2) Motivator (2) Mujizat Kayu Salib (2) Mutiara Kata (2) New Normal (2) Nita Setiawan (2) Organis Gereja (2) Penyaliban Yesus (2) Perarakan dalam Liturgi (2) Peristiwa Natal (2) Perubahan (2) Pohon Natal (2) Renungan Paskah (2) Sakramen Gereja (2) Sakramen Imamat (2) Sakramen Minyak Suci (2) Sakramen Penguatan (2) Sekuensia (2) Sharing Kitab Suci (2) Tahun Liturgi (2) Tujuan dan Makna Devosi (2) Ucapan Selamat (2) Virus Corona (2) WYD 2013 (2) Youtuber Top (2) 2 Korintus (1) Aborsi dan Kontrasepsi (1) Abraham Linkoln (1) Adorasi Sakramen Mahakudus (1) Agama Kristiani (1) Ajaran Gereja RK (1) Alam Gaib (1) Alam Semesta (1) Alkitab (1) Allah Inkarnasi (1) Allah atau Mamon (1) Arianisme (1) Ayat Alquran-Hadist (1) Bapa Kami (1) Berdamai (1) Berhati Nurani (1) Berita (1) Berita Duka (1) Berita International (1) Bible Emergency (1) Bukan Take n Give (1) Busana Liturgi (1) Cara Mengatasi (1) Cinta Sesama (1) Cintai Musuhmu (1) D Destruktif (1) D Merusak (1) Dialog (1) Doa Bapa Kami (1) Doa Permohonan (1) Doa Untuk Negara (1) Documentasi (1) Dogma EENS (1) Doktrin (1) Dosa Ketidakmurnian (1) Dunia Berubah (1) Egois dan Rakus (1) Era Google (1) Evangeliarium (1) Filioque (1) Garputala (1) Gereja Orthodox (1) Gereja Samarinda (1) Godaan Iblis (1) Golput No (1) Hal Pengampunan (1) Hamba Dosa (1) Hari Bumi (1) Hari Raya / Solemnity (1) Haus Darah (1) Hidup Kekal (1) Hierarki Gereja (1) Homili Ibadat Syukur (1) Ibadat Kremasi (1) Ibadat Pelepasan Jenazah (1) Ibadat Pemakaman (1) Ibadat Rosario (1) Ibadat Tobat (1) Imam Kristiani (1) Imperialisme (1) Influencer Tuhan (1) Inisiator Keselamatan (1) Injil Mini (1) Inspirasi Hidup (1) Irak (1) Israel (1) Jangan Mengumpat (1) Kandang Natal (1) Karismatik (1) Kasih (1) Kasih Ibu (1) Kata Allah (1) Kata Mutiara (1) Katekismus (1) Keadilan Sosial (1) Kebaikan Allah (1) Kebiasaan Buruk Kristiani (1) Kedewasaan Kristen (1) Kehadiran Allah (1) Kejujuran dan Kebohongan (1) Kelahiran (1) Keluarkan Kata Positif (1) Kemiskinan (1) Kesehatan (1) Kesetiaan (1) Kesombongan (1) Kiss Of Life (1) Kompendium Katekismus (1) Kompendium Sejarah (1) Konsili Nicea (1) Konsili Vatikan II (1) Kremasi Jenazah (1) Kumpulan cerita (1) Lamentasi (1) Lectionarium (1) Mantilla (1) Maria Minggu Ini (1) Martir Modern (1) Masa Puasa (1) Masalah Hidup (1) Melawan Setan (1) Mengatasi Kesepian (1) Menghadapi Ketidakpastian (1) Menjadi Bijaksana (1) Menuju Sukses (1) Mgr A Subianto B (1) Misteri Kerajaan Allah (1) Misterius (1) Moral Katolik (1) Mosaik Basilika (1) Mukjizat Cinta (1) Mukzijat (1) Nasib Manusia (1) Opini (1) Orang Berdosa (1) Orang Jahudi (1) Orang Kudus (1) Orang Lewi (1) Orang Munafik (1) Orang Pilihan (1) Orang Sempurna (1) Ordo dan Kongregasi (1) Owner Facebooks (1) Pandangan Medis (1) Para Rasul (1) Pelayanan Gereja (1) Pembual (1) Pencegahan Kanker (1) Penderitaan Sesama (1) Pendiri Facebooks (1) Penerus Gereja (1) Penjelasan Arti Salam (1) Penyelamatan Manusia (1) Penyelenggara Ilahi (1) Perasaan Iba (1) Perdamaian Dunia (1) Perjamuan Paskah (1) Perjamuan Terakhir (1) Perkataan Manusia (1) Perselingkuhan (1) Pertobatan (1) Pesta Natal (1) Pikiran (1) Positik kpd Anak (1) Presiden Soekarno (1) Pusing 7 Keliling (1) Putra Tunggal (1) Rasio dan Emosi (1) Roh Jiwa Tubuh (1) Roti Perjamuan Kudus (1) Saat Pembatisan (1) Saat Teduh (1) Sabat (1) Sahabat lama (1) Sakit Jantung (1) Sakramen Baptis (1) Saksi Yehuwa (1) Salib Yesus (1) Sambutan Sri Paus (1) Sejarah Irak (1) Selamat Natal (1) Selamat Tahun Baru (1) Selingan (1) Siapa Yesus (1) Soal Surga (1) Surat Kecil (1) Surat bersama KWI-PGI (1) Surga Dan Akherat (1) Tafsiran Alkitab (1) Tamak atau Rakus (1) Tanda Beriman (1) Tanda Percaya (1) Tanpa Korupsi (1) Tanya Jawab (1) Teladan Manusia (1) Tembok Yeriko (1) Tentang Rakus (1) Teologi Di Metropolitan (1) Thomas Aquinas (1) Tim Liturgi (1) Tokoh Alkitab (1) Tokoh Gereja (1) Tolong Menolong (1) Tradisi Katolik (1) Tri Hari Suci (1) Triniter (1) True Story (1) Tugas Suku Lewi (1) Tugu Perdamaian (1) Tuguran Kamis Putih (1) Tuhan Perlindungan (1) Tulisan WAG (1) YHWH (1) Yesus Manusia (1) Yesus Manusia Allah (1) Yesus Nubuat Nabi (1) Yesus Tetap Sama (1)